

Sejumlah kendaraan yang melakuan konvoi di sekitar Abepura untuk merayakan tim kebanggaan mereka yang menang dalam pertandingan Piala Eropa. (foto:Agung/Cepos)
JAYAPURA-Pelaksanaan turnamen Piala Eropa 2024, meski berlangsung di luar negeri, namun juga memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat Papua, khususnya penggemar sepak bola di Jayapura. Setiap kali tim jagoan dan andalan mereka menang dalam pertandingan, dipastikan selalu ada konvoi kendaran di jalan-jalan.
Tak hanya konvoi kendaraan dengan membawa atribut dan bendera Timnas negara yang didukung, sering kali konvoi ini dengan menggeber sepeda motornya. Praktis hal ini menimbulkan suara bising dan mengganggu aktifitas masyarakat, yang melaksanakan ibadah pagi maupun kegiatan lainnya. Tak jarang juga konvoi ini memenuhi badan jalan, sehingga menganggu pengguna jalan lainnya. Terutama bagi yang buru-buru ke Bandara Sentani.
Terkait hal ini, Sekda kota Jayapura, Frans Pekey meminta supaya euforia Penggemar klub sepak bola yang berlaga pada Euro dan Copa Amerika 2024 agar tertib saat melakukan konvoi kendaraan bermotor.
“Penggemar klub sepak bola di daerah harus memperhatikan ketertiban umum, setiap kali merayakan kemenangan tim kebanggaannya, ” ujarnya.
Karena itu, dia meminta agar masyarakat melakukan konvoi perlu memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Jayapura supaya dari aktivitas itu tidak mengganggu keamanan dan ketertiban umum di kota Jayapura.
“Dalam melakukan konvoi yang terpenting ialah menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Jayapura. Penggemar klub sepak bola di Kota Jayapura boleh saja meluapkan kegembiraan di jalan raya, tetapi tetap menjaga kenyamanan bagi diri sendiri dan orang lain” katanya.
Sehingga tidak terjadi kecelakaan yang dapat merugikan orang lain pada saat konvoi itu berlangsung. Dia juga berharap, selama pelaksanaan Euro dan Copa America 2024 setiap penggemar di Kota Jayapura tidak saling bersinggungan yang akan menimbulkan kegaduhan.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…