Sampai dengan hari ke dua pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang tersebut berjalan lancar dan tertib, para peserta pun datang tepat waktu dan semua proses asesmen berjalan sesuai dengan waktu terjadwal tanpa kendala jaringan dan listrik.
Ditambahkannya, alasan mengapa sekolah menggunakan komputer dan laptop karena jika menggunakan HP, peserta didik akan kesulitan membaca materi asesmen.
“Misalnya untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia yang biasanya terdapat bahan bacaan yang panjang atau terdiri dari beberapa paragraf. Maka peserta didik akan mengalami kesulitan, butuh lebih banyak waktu dan sebagainya, untuk itulah sekolah menyiapkan fasilitas komputer PC atau laptop supaya memudahkan peserta didik itu sendiri,“ ungkapnya.
Besar harapannya seluruh peserta asesmen bisa memperoleh hasil yang baik dan murni dari usaha mereka sendiri karena nilai-nilai tersebut akan dipertanggungjawabkan di hari esok nantinya, sekaligus sebagai modal melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau masuk ke dunia kerja di masa depan. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…