

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu (foto:Takim/Cepos)
Dinkes Soroti Mobilitas Penduduk dan Aktivitas Dunia Malam
JAYAPURA – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, mengungkapkan bahwa hingga jelang akhir tahun 2025 ini, jumlah kasus HIV baru bertambah sekitar 1.200 kasus. Angka tersebut, jika dihitung sejak tahun 1993, total kasus telah menyentuh angka 9.000 jiwa.
“Angka ini memang sangat tinggi dan menjadi perhatian serius kita,” ujar drg. Juliana saat dikonfirmasi Cepos di Kantor walikota, Rabu (26/11).
Menurutnya, tingginya kasus HIV di Kota Jayapura disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah mobilitas penduduk yang tinggi, baik warga yang keluar maupun masuk Papua, khususnya Kota Jayapura. Banyak kasus baru terdeteksi ketika tim kesehatan melakukan skrining lapangan.
“Bahkan sebagian yang terdeteksi bukan warga ber-KTP Jayapura, ada juga yang belum memiliki KTP sama sekali,” jelasnya.
Selain itu, aktivitas dunia malam juga menjadi faktor yang mendorong penyebaran HIV. Keberadaan tempat hiburan malam, praktik prostitusi terselubung di hotel-hotel, hingga tren transaksi melalui aplikasi digital turut berperan dalam meningkatnya risiko penularan.
Page: 1 2
Menanggapi ancaman tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa dunia memang tengah menghadapi ancaman…
Kenaikan ini terjadi sehari setelah harga sempat turun pada Rabu (25/3/2026), menyusul laporan bahwa Trump…
Seperti dilansir dari Reuters, Minggu (29/3), lebih dari 3.200 aksi direncanakan di seluruh 50 negara…
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menyampaikan, Kementerian ESDM terus…
Dewan Komisaris Bank Papua, Yorgemes Derek Hegemur, dalam sambutannya menyampaikan optimisme terhadap keberlanjutan kinerja bank…
Ketinggian air juga lumayan dimana mencapai betis orang dewasa dan merata. Dari kondisi itu setidaknya…