

Deli Lusyana Watak (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak, mengungkapkan bahwa peran guru bukan hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga menjadi teladan dan pembimbing yang membangun integritas serta semangat belajar pada setiap anak didik.
“Guru adalah pilar yang menjaga arah kemajuan bangsa, sehingga dukungan kepada mereka harus terus ditingkatkan. Momen Hari Guru itu momen pentingnya untuk menghormati kontribusi para tenaga pendidik di kota Jayapura,” ujar Deli dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/11).
Di satu sisi politisi Partai Gelora itu menekankan bahwa sangat dibutuhkan evaluasi dan penegasan terhadap pendidikan kepala sekolah. Menurutnya penting ini dilakukan karena dapat mempengaruhi kualitas sekolah. Mengingat kualitas pendidikan di Kota Jayapura masih menghadapi tantangan yang serius seperti kurangnya fasilitas pendidikan dan tenaga guru yang berkualitas.
“Harus adanya pembekalan dan pelatihan bagi calon kepala sekolah. Kita tahu sendiri di kota Jayapura ini masih menghadapi tantangan seperti kurangnya fasilitas pendidikan dan tenaga guru yang berkualitas,” kata Deli.
Ia berharap ke depannya guru-guru di kota Jayapura dapat meningkatkan kualitas dalam mengajar supaya dapat menjadi inspirasi bagi para siswa-siswi. Sebutnya peningkatan kualitas pendidikan di kota Jayapura memerlukan komitmen dari semua pihak termasuk pemerintah, guru dan masyarakat.
Page: 1 2
Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…
Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…