Categories: METROPOLIS

Rapim, BTM Ingatkan Pimpinan OPD Bersatu Lawan Corona

Para Pimpinan OPD Pemkot saat mengikuti Rapim bersama Wali Kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano MM, di main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Senin(27/7)kemarin. (foto:Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano,MM., memimpin rapat pimpinan  (Rapim) OPD Pemkot Jayapura, bersama Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., dan Sekda Kota Jayapura Dr.Frans Pekey, M.Si., Senin(27/7)kemarin 

 Wali Kota mengungkapkan, point penting dalam Rapim tersebut intinya Wali Kota mengajak semua OPD dilingkungan Pemkot supaya bersatu dalam membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Kota Jayapura, sehingga tugas memutus mata rantai tidak hanya dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura.

 “Dalam penanganan Covid-19 OPD harus banyak berperan dan turun langsung ke lapangan, contohnya Satpol PP, Disperindakop, DPM PTSP, Bapenda harus bisa bekerjasama dalam melakukan patroli atau sweeping di supermarket, mall atau toko-toko yang masih bandel tidak mengikuti aturan batas waktu jualan, karena saya lihat sekarang masih ada yang berjualan di atas dari pukul 18.00 WIT,”kata Benhur Tomi Mano akronim BTM

   Dijelaskan, jika dalam patroli masih ada yang melanggar tentu akan diberikan peringatan pertama kedua hingga mencabut surat izinnya. Untuk actionnya turun di lapangan akan dilakukan  kemungkinan minggu depan ini.

 “Kita lakukan patroli suiping bersama jajaran opd karena jika melibatkan anggota lainnya tentu membutuhkan dana yang sangat besar untuk biaya operasional makan minum dan lainnya sehingga kita maksimalkan lakukan patroli swiping dengan OPD Pemkot Jayapura,”jelasnya.

 Ditambahkan, untuk pasien Covid-19 yang dirawat di Hotel Sahid Jayapura, sejatinya sudah berakhir tanggal 2 Juli 2020 namun sampai saat ini masih dilanjut, kalau tidak ada bantuan dari pemerintah provinsi maka pelayanan perawatan di Hotel Sahid akan ditutup dan warga positif covid di hotel Sahid akan dikembalikan ke rumah masing-masing untuk melakukan isolasi Mandiri dan ditangani langsung 13 Puskesmas di Kota Jayapura.

  Diakui, jika Pemerintah provinsi Papua mau mengambil alih untuk pelayanan pasien covid tingkat provinsi  di Hotel Sahid, maka tim medis Kota Jayapura akan ditarik, karena hotel Sahid hanya untuk mengurus pasien dari kota Jayapura, bukan untuk pasien Kabupaten lain karena malah bisa semakin parah. (dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Cari Solusi Bersama Agar Pemalangan Tidak Terulang

  Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…

12 hours ago

2.200 Rumah Bantuan Presiden Mulai Dibangun Januari 2027

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan  pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…

13 hours ago

Karhutla Meluas, Pemprov Papua Selatan Perkuat Respons Cepat

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, kondisi kekeringan yang dipengaruhi fenomena El Niño meningkatkan kerawanan…

13 hours ago

Tim Panitia A Turlap ke Kampung Honelama 2

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Melke Mentang, S.H. menyatakan pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan…

14 hours ago

Dua Kelompok yang Berkonflik Diminta Segera Berdamai

​Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…

14 hours ago

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel Bagi 91 Kampung

Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…

15 hours ago