

Ni Nyoman Sri Antari (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Kejadian Luar Biasa (KLB) menghantui masyarakat Kota Jayapura, apabila pemerintah tidak segera menangani persoalan kehabisan vaksin DPT bagi bayi di Kota Jayapura.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari menjelaskan, setelah covid-19, capaian imunisasi di Kota Jayapura memang sudah tidak bagus, bahkan secara global. Di kota Jayapura masalah ini disebabkan karena kurangnya logistik.
“Kita tahu beberapa waktu lalu di beberapa tempat di Mimika, di kita juga ada, cuman memang karena ini masalah global, karena kekurangan logistik,” kata Sri Antari, Sabtu (25/5).
Dijelaskan, jika ingin mencapai Universal Child Imunisation (ICI), itu sulit terlaksana karena terkendala logistik. Bahkan saat ini saja DPT tidak ada, karena dari pemerintah pusat sampai di tingkat provinsi ketersediaan logistik DPT ini sangat terbatas sehingga tidak mencukupi kebutuhan yang ada di Kota Jayapura.
“Kami dikasih beberapa vial saja, padahal jumlah penduduk kita bayi-bayi kita cukup banyak.
Jadi kalau l kita betul-betul mau memperbaiki ini memang logistiknya harus cukup. Kita juga harus berkomitmen,” ujarnya.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…