Categories: METROPOLIS

Stok Banyak, Harga Bapok di Pasar Alami Penurunan

JAYAPURA – Menjelang  Bulan Suci Ramadan 1446 H, harga kebutuhan Bahan pokok (Bapok) di Pasar Induk Youtefa dan Otonom terpantau stabil. Hal itu disampaikan langsung oleh para pedagang di kedua pasar tersebut, Rabu (26/2) siang.

   Andi (38) salah satunya pedagang di pasar Otonom menyebut harga Bapok di pasar itu masih terpantau normal. Menurutnya,  beberapa harga komoditas jualannya itu bervariasi,  misalnya harga Tomat Rp 12.000/kg dari harga sebelumnya Rp 8.000/kg, Cabai Rawit Rp 70.000/Kg dari   sebelumnya Rp 100.000-120.000/Kg.

   “Untuk harga bahan pokok menjelang ramadhan ini masih normal-normal saja, bahkan ada yang turun seperti cabai rawit dan beberapa bahan pokok lainnya,” kata Andi kepada Cenderawasih Pos di pasar Otonom.

   Lanjut Andi menjelaskan naik turunnya Bapok itu tidak menentu tergantung stoknya. Jika stoknya kurang dari tangan para petani, maka harganya pun naik tetapi jika stoknya banyak maka harganya pun turun.

   Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kata Andi, menjelang ramadan tahun lalu semua Bapok di pasar mengalami kenaikan harga, tetapi justru berbeda dengan tahun ini (2025) harga semua jenis barang di tempat jualannya itu masih terpantau normal.

   “Pengadaan barang sekarang masih banyak, sehingga mengakibatkan harga semua Bapok normal-normal saja,” sebutnya.

   Andi menyebut  harga tomat dan cabai rawit, harga komoditi lainnya juga masih normal. Seperti  Cabe Besar Rp 40.000/Kg, cabai padang Rp 40.000/Kg, Kentang Rp 30.000/Kg, Wortel Rp 30.000/kg.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

9 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

10 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

10 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

11 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

11 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

12 hours ago