Ia menambahkan, Dinas Pendidikan bersama seluruh guru bertekad menjadikan Kota Jayapura sebagai kota bebas buta aksara dan tidak tertinggal dalam pembangunan pendidikan.
Ketua PGRI Kota Jayapura, Joppi Y. Hanuebi, menegaskan komitmen organisasi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memastikan kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas.
Ia menyampaikan bahwa jumlah guru di Kota Jayapura ASN, PPPK, dan honorer mencapai sekitar 3.800 orang yang tersebar di 338 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK.
Terkait pembayaran tunjangan profesi dan TPP, Joppi memastikan seluruh guru, baik yang telah sertifikasi maupun belum, akan menerima hak mereka sesuai kesepakatan.
“Pembayaran TPP bulan April hingga Juli akan diintegrasikan pada TPP bulan November dan Desember,” tuturnya.
Total anggaran yang disiapkan mencapai lebih dari Rp2 miliar untuk guru bersertifikasi dan lebih dari Rp500 juta untuk guru non-sertifikasi, dengan pembayaran berbasis kehadiran.
Peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi pemerintah, Dinas Pendidikan, PGRI, dan seluruh guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…