Dalam kegiatan itu, pihaknya tidak hanya menampilkan produk, tapi juga menampilkan proses dan capaian yang sudah dicapai selama pembelajaran. Pihaknya berharap, sekolah lain di jenjang SMP kedepanya bisa dilibatkan, supaya mereka juga bisa berkompetisi dan bersaing.
Pameran P5 ini menampilkan kreativitas dan keunikan dari masing-masing satuan pendidikan agar menambah semangat belajar dan berinovasi sesuai kurikulum merdeka. Melalui kegiatan itu, peserta didik memiliki kesempatan menemukan tema atau isu penting, seperti perubahan iklim, budaya, kesehatan mental, anti radikalisme, wirausaha, dan teknologi, dengan menggali, memahami, dan menetapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.
Kegiatan itu melibatkan 26 stand, terdiri dari dua stand jenjang SMP dan jenjang SMA sebanyak 18 stand, dan SMK ada 6 stand. Semua yang ditampilkan adalah produk hasil dari kurikulum merdeka dari masing-masing satuan pendidikan.
Jenjang SMP menampilkan hasil kreativitas peserta didik, seperti makanan, daur ulang sampah, dan podcast. Jenjang SMA menampilkan kegiatan wirausaha, kreativitas,kimia industri, dan bio teknologi.
Kemudian jenjang SMK menampilkan keahlian multimedia, desain, kriya, seni, dan busana, teknik dan industri, bisnis dan perjalanan pariwisata, peralatan nautika dan teknikal. (roy/tri)
Page: 1 2
“Untuk awal 2026, kami Bea Cukai Jayapura telah melaksanakan tiga kali tindakan dengan hasil temuan…
Erianto berhasil menyabet gelar juara melalui karya berjudul “Berburu Cuan Lewat Kopi Listrik”. Liputan ini…
"Jadi, dari FMIPA berdiri (26 Febuari 1998) sampai sekarang (2026) kami sudah punya enam guru…
Mencermati dinamika penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di…
Dikatakan sejak 2025 Uncen telah menerapkan empat periodisasi wisuda dalam setahun sebagai bagian dari reformasi…
Di tengah deretan tamu yang menanti, Muhajir menyambut dengan senyum ringan. Suaranya lembut, namun tegas.…