“Saya minta TNI dan Polri ikut mengawasi. Jangan sampai ada masyarakat yang bandel dan tetap naik ke gunung untuk berkebun. Kita harus mencegah lebih dini daripada menyesal ketika bencana datang,” katanya.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan bukan hanya berdampak pada satu kampung, tetapi juga bisa merugikan banyak pihak. Aliran air dari pegunungan yang terganggu dapat mengakibatkan banjir di wilayah lain, bahkan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat luas.
“Kalau kita rusak hutan di gunung, yang rugi bukan hanya warga Koya Tengah, tapi seluruh Kota Jayapura bisa terdampak. Ini yang harus kita cegah bersama,” tandasnya.
Dengan tegas, Abisai Rollo menutup pernyataannya bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama. Ia berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam mengelola lahan, demi keselamatan generasi saat ini maupun mendatang.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi bagi pemain yang disebut-sebut sebagai masa depan…
Pendekatan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif maupun lahan…