Categories: METROPOLIS

Warga Minta Perbanyak Bantuan Rumah Layak Huni

JAYAPURA – Warga Kampung Koya Tengah (Koteng), Distrik Muara Tami, meminta perhatian Pemerintah Kota Jayapura terkait penyediaan rumah layak huni. Aspirasi tersebut disampaikan langsung di hadapan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, saat kegiatan Turun Kampung (Turkam) di Koteng, Kamis (25/9).

Masyarakat berharap melalui program Turkam, Wali Kota bisa melihat secara langsung kondisi rumah warga yang sebagian besar masih belum layak. Karena itu, mereka meminta agar bantuan rumah diperbanyak, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Abisai Rollo menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah sudah menyalurkan dua unit rumah bantuan di setiap kampung melalui program Turkam.

Namun, untuk penambahan jumlah unit sesuai harapan warga, ia berjanji akan menindaklanjuti pada tahun depan. “Untuk tahun ini kita tidak mungkin bangun rumah baru karena waktu anggaran sudah tidak memungkinkan. Maka saya berharap bisa kita usulkan pada tahun depan,” ujar Abisai Rollo.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah dapat mengarahkan bantuan melalui program rehabilitasi rumah bagi warga yang kondisi tempat tinggalnya masih bisa diperbaiki. “Jika rumah warga masih bisa direhab, maka akan lebih cepat kita lakukan. Kalau bangun baru, tentu butuh waktu lama sementara akhir tahun anggaran sudah tidak banyak lagi,” tambahnya.

Selain itu, Wali Kota menilai perlu adanya intervensi dari pemerintah kampung untuk menunjang kebutuhan rumah layak huni masyarakat, sehingga program pembangunan bisa berjalan seimbang dan tepat sasaran.

“Pemerintah kampung pastikan yang terima bantuan rumah ini betul-betul masyarakat yang tidak mampu dan sudah lama tinggal di kampung, minimal 5-10 tahun,” tuturnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

8 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

9 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

10 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

11 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

12 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

24 hours ago