Categories: METROPOLIS

Berharap Pasar Murah Utamakan Produk Lokal

JAYAPURA-Kegiatan Pasar murah yang digelar Kodam XVII/Cendrawasih di Lapangan Trikora Kota Jayapura, pada hari kedua, Selasa (26/9) semakin ramai dikunjungi warga. Bukan hanya masyarakat umum, tapi  dari kalangan ASN, serta Parat TNI/Polri juga banyak yang datang berbelanja memanfaatkan moment Bazar dalam menyambut HUT TNI ini.

  Kurang lebih 100 produk dijual di pasar murah tersebut. Yang paling diminati pembeli masih kebutuhan sembako, seperti beras, minyak goreng, gula dan bahan pokok lainnya. Rina salah satu pengunjung yang ditemui Cenderawasih POs mengaku barang yang dijual di pasar murah sangat jauh berbeda dengan yang dijual di Toko atau grosir.

  “Harga barang di pasar murah ini, sangat terjangkau, bedanya sekitar Rp. 8 ribu, seperti gula, di toko atau supermarket harganya kisaran Rp.18 ribu/kg, tapi di pasar murah ini ini cuma Rp. 12 ribu,” ujarnya.

  Rina mengaku senang lantaran dengan adanya pasar murah tersebut, dapat membantu memenuhi kebutuhan bagi masyarakat menegah. Namun diapun mengharapkan produk yang dijualkan di pasar murah, harus diutamakan produk lokal.

  “Hampir sebagian besar produk yang ada ini, kami tidak lihat produk lokal, seperti hasil bumi mama mama Papua, ata kerajinan  tangan mereka, kami harap kedepannya pasar murah seperti ini lebih diutamakan menjual produk lokal,” harapnya.

  Sementara itu Hektor, selaku Kepala Store Manager Saga Youtefa mengaku di hari pertama (Senin red) omset jual mereka di pasar murah mencapai Rp 8 Juta. “Kalau hari kedua kemungkinan bisa lebih,” katanya.

  Pasalnya pengunjung di hari kedua lebih banyak dibandingkan hari petama, tidak hanya itu daya minat pembeli terhadap roduk yang mereka jual juga cukup tinggi. Paling laku itu beras, karena harganya sangat murah, seperti beras harga normalnya Rp. 168 ribu,  di pasar murah ini kita jual cuma Rp. 160 ribu,” jelasnya.(rel/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago