

Yuli Rahman ( FOTO: DOK/CEPOS)
JAYAPURA-Anggota Fraksi Golkar Yuli Rahman menegaskan apa yang mereka usulkan pada pembukaan rapat paripurna penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Jayapura tahun anggaran 202 di Kantor DPRD Jumat pekan kemarin, tidak ada kaitannya dengan pihak di luar Lembaga Dewan.
Sebab aksi protes Fraksi Golkar dan KSD waktu itu berkaitan dengan mekanisme rapat. Dan itu ditujukan kepada pimpinan sidang bukan kepada OPD maupun pihak di luar lembaga dewan.
“Kami harap semua pihak lebih jeli membaca sebuah berita yang beredar, sebab kami lembaga dewan tidak pernah menyinggung lembaga apa pun, dan apa yang diberitakan di Harian Cendrawasih pos edisi Sabtu akhir pekan kemarin benar adanya,” tegas Yuli, di DPRD, Senin (26/6).
Kemudian apa yang diberitakan di Harian Cendrawasih Pos, lanjut dia, fakta sesuai dengan penyampaian kedua Fraksi tersebut pada saat rapat berlangsung. Tidak ada kaitannya dengan pihak luar selain mengintrupsi kepada pimpinan sidang terkait mekanisme sidang yang terkesan terburu buru.
“Kami tidak pernah menyinggung Pemerintah Kota maupun BPK RI, kami hanya protes terkait mekanisme sidang. Untuk itu kami harap kita semua lebih jeli membaca berita yang beredar,” tegasnya kembali. (rel/tri)
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…