

Yuli Rahman ( FOTO: DOK/CEPOS)
JAYAPURA-Anggota Fraksi Golkar Yuli Rahman menegaskan apa yang mereka usulkan pada pembukaan rapat paripurna penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Jayapura tahun anggaran 202 di Kantor DPRD Jumat pekan kemarin, tidak ada kaitannya dengan pihak di luar Lembaga Dewan.
Sebab aksi protes Fraksi Golkar dan KSD waktu itu berkaitan dengan mekanisme rapat. Dan itu ditujukan kepada pimpinan sidang bukan kepada OPD maupun pihak di luar lembaga dewan.
“Kami harap semua pihak lebih jeli membaca sebuah berita yang beredar, sebab kami lembaga dewan tidak pernah menyinggung lembaga apa pun, dan apa yang diberitakan di Harian Cendrawasih pos edisi Sabtu akhir pekan kemarin benar adanya,” tegas Yuli, di DPRD, Senin (26/6).
Kemudian apa yang diberitakan di Harian Cendrawasih Pos, lanjut dia, fakta sesuai dengan penyampaian kedua Fraksi tersebut pada saat rapat berlangsung. Tidak ada kaitannya dengan pihak luar selain mengintrupsi kepada pimpinan sidang terkait mekanisme sidang yang terkesan terburu buru.
“Kami tidak pernah menyinggung Pemerintah Kota maupun BPK RI, kami hanya protes terkait mekanisme sidang. Untuk itu kami harap kita semua lebih jeli membaca berita yang beredar,” tegasnya kembali. (rel/tri)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…