

Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr.Ir.H.Rustan Saru, MM. (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM dan Wakil Wali Kota Jayapura Dr.Ir.H.Rustan Saru, MM.,akan mengakhiri masa jabatan pada tanggal 22 Mei 2022. Dalam masa kerjanya 5 tahun terakhir ini, banyak telah dikerjakan diberbagai sektor, baik sektor Pembangunan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan serta lainnya.
Dalam mengakhiri masa jabatannya, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, MM.,mengucapkan terimakasih dan rasa syukur telah diberikan kepercayaan selama 2 periode memimpin Kota Jayapura. Oleh karena itu, dalam pesannya kepada masyarakat, OPD, ASN di lingkungan Pemkot, stakeholder di Kota Jayapura apa yang telah dibangun dan dibuat bisa dilanjutkan atau minimal dijaga dan dipertahankan, sehingga hasil karya maupun kerja keras wali kota dan wakil wali kota bisa dirasakan manfaatnya sampai kapanpun.
“Saya sangat bangga dan berterimakasih atas semua doa, dukungan dan bisa mengabdi di tanah kelahiran saya negeri matahari terbit Port Numbay, apa yang telah saya buat bersama wakil wali kota tolong dijaga dan di rawat dengan baik, karena ini demi Kota Jayapura yang kita cintai, dan saya juga pesan kepada masyarakat Kota Jayapura untuk mempunyai rasa kepedulian terhadap Kota Jayapura baik dari sisi rasa memiliki dan ikut berpartisipasi dalam membangun Kota Jayapura,”pesannya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, juga mengaku, sangat bersyukur dan berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan selama 5 tahun ini. Ia berpesan selain Kota Jayapura harus tetap maju seperti kota kota besar lainnya di luar papua, ia juga selalu berdoa semoga masyarakat Kota Jayapura terus diberikan kedamaian, kenyamanan, keamanan dan ketertiban, sehingga Kota Jayapura masyarakatnya tetap selalu menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. “Terus jaga toleransi dan kerukunan umat beragama, karena Kota Jayapura adalah miniaturnya Indonesia yang tinggal dari berbagai suku, agama, budaya, adat istiadat ada di Kota Jayapura.”pesannya.
Dengan demikian, masyarakat yang heterogen ini diharapkan tetap terus menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan antar umat beragama, karena di bawah kepemimpinan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, Kota Jayapura telah mendapatkan penghargaan dari Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai daerah yang mampu menjaga dan merawat kerukunan toleransi umat beragama.(dil/tri)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…