Sementara itu, Fasilitator Daerah, Surya, menyebut jika Kampung Holtekamp merupakan daerah pertama di Kota Jayapura yang menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan memanfaatkan dana desa.
“Kampung Holtekamp menjadi pilot project untuk Kota Jayapura, dimana sosialisasi ini agar masyarakat dan anak sekolah tau tentang apa itu bencana dan tidak panik saat melakukan evakuasi,” ujarnya.
Ia pun berharap sosialisasi pencegahan dan mitigasi bencana bisa dilakukan di kampung kampung lain khususnya wilayah 6 dampingan yang ada di Kota Jayapura. Seperti Skouw Mabo, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan dan Jayapura Utara.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jayapura, Agustinus Ondi, menyatakan soalisasi salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat dan pelajar.
“Holtekamp termasuk daerah rawan bencana tsunami, itulah kenapa daerah ini telah kita lengkapi dengan fasilitas jalur evakuasi. Apabila terjadi bencana, mereka akan dipandu megikuti jalur jalur evakuasi maupun rambu yang sudah kita pasang, sehingga meminimalisir korban jiwa,” pungkasnya. (fia/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suasana di lingkungan Lapas Abepura, Kamis (23/4) terlihat lain dari biasannya. Jajaran Lapas Abepura terlihat…
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria menguraikan sejumlah program…
Untuk itu, Kepala Kakanwil Dijenpas Papua, Herman Mulawarman, menyatakan perang terhadap barang terlarang dan pungutan…
Ketua MRP Nerlince Wamuar menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua (DPRP), dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan larangan keras terhadap aktivitas konsumsi minuman keras (miras) di lingkungan…
Kondisi tim lawan dapat dimanfaatkan oleh penggawa Mutiara Hitam untuk misi tiga poin. Persipura wajib…