Kepala Kampung Mosso, Billiam W. Foa, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, potensi wisata air panas ini memang sudah lama diketahui masyarakat, namun belum pernah dikelola secara profesional karena keterbatasan anggaran dan fasilitas pendukung.
“Untuk menggarap potensi ini, kami sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kota Jayapura, khususnya dinas terkait. Dengan adanya intervensi dari pemerintah, keberadaan air panas ini bisa benar-benar diangkat menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Jayapura,” ungkap Billiam.
Ia menambahkan, masyarakat kampung siap mendukung program tersebut, termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan lokasi wisata jika kelak dikembangkan. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengakui bahwa potensi air panas di Mosso merupakan salah satu aset wisata yang sangat menjanjikan.
Pihaknya berkomitmen untuk memasukkan pengembangan destinasi ini dalam rencana besar Dinas Pariwisata.
“Air panas di Mosso ini sangat potensial. Untuk tahun ini, memang fokus pengembangan pariwisata masih berada di wilayah Muara Tami. Jadi, Mosso masuk dalam skala prioritas kita ke depan,” jelas Richard.
Namun, Richard juga menekankan bahwa pengembangan destinasi wisata di tanah adat tidak bisa berjalan tanpa restu masyarakat setempat. Karena itu, keterlibatan Ondoafi dan kepala suku menjadi hal yang mutlak.
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…