

Ketua Senat Uninversitas Cenderawasih, Prof. Dr. Balthazar Kambuaya, M.B.A memberi selamat kepada salah satu profesor pada pengukuhan di Auditorium Uncen Abepura, Rabu (24/9). (foto:Foto: Uncen for Cepos)
JAYAPURA – Dikukuhkannya 8 guru besar atau profesor di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, mencata bahwa kini Uncen memiliki sebanyak 46 orang guru besar. Demikian disampaikan Rektor Universitas Cenderawasih, Dr Oscar Oswald O Wambrauw dalam keterangan tertulisnya yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (24/9).
Oscar Oswald menyebut dengan bertambahnya delapan guru besar ini membuat uncen semakin kuat. Dari jumlah 46 guru besar tersebut dimana sebanyak 35 diantaranya masih aktif, 7 orang meninggal dunia dan sebanyak 4 orang pensiun.
“Kami percaya, guru besar yang hari ini dikukuhkan akan mejadi motor pengerak dalam perkuat reputasi akademik Universitas Cenderawasih ditingkat nasional dan internasional,” ucap Oscar Oswald dalam sambutannya. Dengan semangat kolaborasi, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting bagi guru besar yang baru di kukuhkan.
Guru besar semakin banyak, maka semakin banyak pula pakar yang miliki kampus Uncen. Dengan begitu Universitas Cenderawasih menjadi salah satu jajaran kampus terbaik di kawasan Indonesia Timur. Guru besar akan mencerminkan kemajuan di dunia pendidikan dan perguruan tinggi tersebut. Selain itu ia berharap dengan pengukuhan delapan guru besar tersebut dapat menginspirasi para akademisi yang lain untuk menjadi Guru Besar.
“Saya menyampaikan penghargaan kepada keluarga, kerabat dan kolega yang telah memberikan dukungan penuh sehingga pencapaian gelar Guru Besar dapat diraih. Semoga amanah ini dapat diemban dengan sebaik-baiknya demi kemajuan bangsa, negara, masyarakat dan Tanah Papua,” tandas Oskar diujung sambutannya.
Adapun pengukuhan tersebut dilakukan oleh Ketua Senat Uninversitas Cenderawasih, Prof. Dr. Balthazar Kambuaya, M.B.A di auditorium Uncen berlangsung hikmad dan disaksikan oleh anggota senat, pejabat, dosen, keluarga dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya ketua senat itu mengatakan perjuangan dari delapan guru besar tersebut merupakan perjuangan perorangan yang meniti karir dalam jabatan akademik berkat bantuan keluarga dan lembaga untuk mencapai itu. “Sebagai lembaga pendidikan tinggi pasti lembaga membutuhkan dosen, tenaga pengajar yang berkualifikasi pendidikan tinggi baik itu profesor, doktor dan magister,” jelas Prof. Balthazar.
Delapan guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Dra. Yosephina Ohoiwutun, M.Si, Guru Besar dibidang kepakaran Ilmu Adminitrasi Negara, Guru Besar Ke – 7 pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Guru Besar yang ke – 39 pada Universitas Cenderawasih
Kedua, Prof. Dr. Janviter Manalu, M.T, Guru Besar di bidang kepakaran Teknik Sipil, Guru Besar ke – 1 pada Fakultas Teknik, dan Guru Besar yang ke – 40 pada Universitas Cenderawasih.
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
emerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program…
Ia menjelaskan, evaluasi tidak hanya berfokus pada angka capaian, tetapi juga mencakup aspek tata kelola,…
Pemerintah Provinsi Papua menyerahkan bantuan logistik bencana meluap air Danau Sentani, banjir dan longsor bagi…
Laporan keracunan makanan, dalam program andalan Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) masih…
Agenda ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja pemerintah daerah sekaligus merumuskan langkah strategis ke…