Menurutnya, kehadiran festival ini membawa dampak positif tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga masyarakat luas. Selain sebagai ajang promosi produk lokal, kegiatan ini turut mendorong perputaran ekonomi dengan meningkatnya transaksi jual beli langsung di lokasi.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Jayapura juga berkomitmen melakukan pembinaan berkelanjutan kepada pelaku UMKM, terutama OAP. Bahkan, ke depan pemerintah menyiapkan regulasi baru agar produk lokal Papua semakin terintegrasi dalam pelayanan publik.
“Nantinya, hotel, perbankan, hingga instansi pelayanan publik akan diarahkan menggunakan atribut dan produk lokal Papua, seperti topi khas Papua. Dengan begitu, peluang bagi UMKM kita untuk berkembang semakin terbuka lebar,” jelasnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemkot Jayapura optimistis UMKM akan menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Festival IKM diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kreativitas, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkuat daya saing ekonomi masyarakat Papua.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena…
Pemerintah Teheran kemudian mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Ketidaksenangan Trump mencerminkan harapan Washington…
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, Presiden Prabowo telah memitigasi berbagai…
Mobil listrik Cello pun lahir sebagai salah satu prototipe yang cukup ambisius pada masanya. Secara…
Konflik di Timur Tengah yang disebabkan oleh serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap…
Kapal yang dioperasikan perusahaan Safeen Prestige tersebut tiba-tiba mengalami ledakan hebat sebelum akhirnya tenggelam ke…