Menurutnya, kehadiran festival ini membawa dampak positif tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga masyarakat luas. Selain sebagai ajang promosi produk lokal, kegiatan ini turut mendorong perputaran ekonomi dengan meningkatnya transaksi jual beli langsung di lokasi.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Jayapura juga berkomitmen melakukan pembinaan berkelanjutan kepada pelaku UMKM, terutama OAP. Bahkan, ke depan pemerintah menyiapkan regulasi baru agar produk lokal Papua semakin terintegrasi dalam pelayanan publik.
“Nantinya, hotel, perbankan, hingga instansi pelayanan publik akan diarahkan menggunakan atribut dan produk lokal Papua, seperti topi khas Papua. Dengan begitu, peluang bagi UMKM kita untuk berkembang semakin terbuka lebar,” jelasnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemkot Jayapura optimistis UMKM akan menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Festival IKM diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kreativitas, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkuat daya saing ekonomi masyarakat Papua.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…