Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury mengatakan minat generasi muda mengikuti ajang Tan Monj tahun ini masih tergolong rendah meski sosialisasi telah dilakukan ke 10 kampung adat dan empat kampung administratif di Kota Jayapura.
“Kami sudah turun langsung ke kampung-kampung untuk mengajak anak-anak muda ikut serta, tetapi peminatnya masih belum maksimal,” katanya.
Richard menjelaskan, para peserta tidak hanya mengikuti kompetisi semata, tetapi juga mendapatkan pembinaan melalui masa karantina, mulai dari pelatihan keterampilan, seni budaya, edukasi pariwisata hingga personal branding.
Menurutnya, para finalis dan pemenang Tan Monj Port Numbay diharapkan mampu menjadi agen promosi wisata daerah dengan memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal Kota Jayapura.
“Anak-anak muda inilah yang nantinya menjadi agen-agen duta wisata untuk mempromosikan potensi kampung mereka masing-masing,” tutup Richard.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…
Melihat suaminya diterkam dan diseret ke dalam air, sang istri langsung berteriak histeris dan meminta…