“Untuk panen perdana saat ini kurang lebih mencapai lima hektare. Selanjutnya panen akan dilakukan secara berturut-turut dalam satu hingga dua minggu ke depan,” ujarnya.
Terkait pengelolaan hasil panen, Gerardus menyebut para petani saat ini masih menjual hasil panen dalam bentuk gabah kepada pedagang perantara. Pemerintah Kota Jayapura pun terus berkoordinasi dengan Bulog Papua agar ke depan hasil panen petani dapat diserap secara langsung.
“Kami terus berkomunikasi dengan Bulog. Saat ini Bulog Papua belum menerima gabah, sehingga sementara masih dibeli oleh pedagang perantara. Ke depan kami berharap Bulog bisa memfasilitasi penyerapan hasil panen petani,” pungkasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Perhatian tersebut dinilai penting karena musibah kebakaran tidak hanya berdampak pada tempat tinggal dan…
Identitas korban diketahui setelah pihak keluarga datang melapor kepada kepolisian. Jenazah korban juga telah diserahkan…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan seluruh bantuan yang ditujukan bagi masyarakat terdampak kebakaran…
Bergabungnya SAGA tentu menjadi warna baru bagi Persipura. Sebagai perusahaan ritel terbesar di Papua membuat…
Yuli mengatakan, kebakaran tersebut menjadi perhatian serius karena lokasi yang sama kembali dilanda musibah…
Pelayanan khusus tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak langsung musibah…