Sertifikasi profesi keagamaan ini memiliki masa kedaluwarsa yang terukur untuk menjaga mutu kompetensi para petugas di lapangan. Ungkapnya sertifikat yang ia pegang saat ini berlaku tiga (3) tahun dan berencana untuk perpanjangan. Komitmen pelayanan tim Juleha bersertifikat ini telah teruji secara konsisten dari tahun ke tahun dengan menyasar berbagai lembaga keagamaan dan instansi pemerintahan di Papua.
Merujuk pada pengalaman tahun lalu, kata Totok, agenda penyembelihan diatur secara maraton selama hari tasyrik. Pada hari pertama, proses eksekusi kurban dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Manshurin. Sementara pada hari kedua, pelayanan penyembelihan dilanjutkan di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Papua.
Dengan kompetensi resmi yang dimiliki para petugas ini, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang karena proses penyembelihan hewan kurban dipastikan memenuhi aspek ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Banjir terjadi setelah Badai Tropis Maysak membawa hujan deras yang menyebabkan sungai meluap dan sejumlah…
Deltras FC ingin membawa pulang dua penggawanya itu yang tampil impresif bersama pasukan Mutiara Hitam.…
Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dianggap sebagai sekadar candaan apabila telah menimbulkan rasa takut, malu,…
Berlangsung selama lima hari penuh sejak tanggal 6 Juli, pelaksanaan orientasi tahun ini tampil beda.…
Dalam video yang beredar luas di media sosial, material vulkanik tersebut mengapung sangat rapat hingga…
Mantan pemain Persipura Jayapura dan Tim Nasional Indonesia, Stevie Bonsapia, memberikan masukan mengenai komposisi pemain…