

Ratusan sampah botol plastik di Kali Anafre Kota Jayapura yang terbuang di muara perairan laut Jayapura saat difoto, Rabu (24/4). Peringatan Hari Bumi mengingatkan warga untuk bijak dengan plastik sekali pakai. (Foto/Ikbal For Cepos)
JAYAPURA – Moment Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April mengangkat tema nasional planet vs plastic yang menggambarkan bahwa sudah waktunya ada sebuah perubahan paradigma kebiasaan dan cara berpikir warga terhadap kondisi lingkungan saat ini. Ada ancaman yang nyata bagi kondisi bumi jika tak segera disikapi.
“Untuk tahun ini menyinggung soal bagaimana kondisi bumi dengan ancaman terbesarnya. Kami pikir penting untuk memahami dampak lain dari penggunaan plastik sekali pakai mengingat manusia di bumi menghasilkan 350 juta ton sampah plastik setiap tahunnya,” kata Rahmatullah, salah satu koordinator Rumah Bakau Jayapura, Rabu (24/4).
Dari jumlah ini dikatakan ada sekitar 2 juta ton plastik yang masuk ke lautan setiap tahun sehingga dengan sendirinya akan mengancam ekosistem laut.
“Ini jika tidak disikapi maka sampah di laut diprediksi akan meningkat tiga kali lipat alias bisa mencapai 6 juta ton di tahun 2040 mendatang,” tambahnya.
Selain itu Rahmatullah juga menyebut bahwa perusahaan besar yang selama ini menyiapkan produk dengan kemasan plastik juga harus ikut berpikir bahwa produk yang dihasilkan jika tak dikelola kembali, maka hanya akan menghasilkan sampah yang membutuhkan ratusan bahkan ribuan tahun untuk terurai.
“Namun untuk kita sendiri perlu menyatakan bahwa Hari Bumi bukan seremoni belaka melainkan menjadi sebuah gerakan masif untuk merubah kebiasaan yang konsumtif dan paradigma berfikir terkait plastik sekali pakai,” imbuhnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Pemerintah Provinsi Papua Barat telah meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga…
Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…
Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…