“Tercatat ada sekitar 45 anak, tetapi yang aktif hanya sekitar 20 hingga 30 anak saja. Ini menjadi perhatian bersama, terutama bagi orang tua agar lebih memperhatikan perkembangan anak-anaknya,” katanya.
Sementara itu, Guru TK Mentari Yo Kampung Nafri, Minarti menyampaikan apresiasi atas kunjungan WKRI Papua yang dinilai sangat membantu sekolah, khususnya dalam mendukung sarana permainan edukatif bagi anak-anak.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari WKRI Papua. Dengan kunjungan ini kami merasa terbantu, terutama dalam penyediaan permainan untuk mendukung pendidikan anak-anak,” katanya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…