“Tercatat ada sekitar 45 anak, tetapi yang aktif hanya sekitar 20 hingga 30 anak saja. Ini menjadi perhatian bersama, terutama bagi orang tua agar lebih memperhatikan perkembangan anak-anaknya,” katanya.
Sementara itu, Guru TK Mentari Yo Kampung Nafri, Minarti menyampaikan apresiasi atas kunjungan WKRI Papua yang dinilai sangat membantu sekolah, khususnya dalam mendukung sarana permainan edukatif bagi anak-anak.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari WKRI Papua. Dengan kunjungan ini kami merasa terbantu, terutama dalam penyediaan permainan untuk mendukung pendidikan anak-anak,” katanya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…