

Arius Siep (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Sementara itu, eskalasi protes terkait kebijakan asrama mahasiswa di lingkungan Universitas Cenderawasih (Uncen) tampaknya akan terus berlanjut. Pasca-menggelar aksi mimbar bebas di area Auditorium Uncen saat prosesi wisuda berlangsung pada, Kamis (21/5).
Kelompok yang mengatasnamakan diri Mahasiswa Universitas Cenderawasih kini bersiap membawa aspirasi mereka ke ruang publik yang lebih luas. Gerakan mahasiswa yang dikomandoi oleh Arius Siep sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) ini mengisyaratkan akan kembali mengonsolidasikan massa. Kali ini, aksi protes berpotensi besar ditingkatkan dalam bentuk aksi turun ke jalan (demonstrasi terbuka) di wilayah Kota Jayapura.
“Apabila tuntutan kami tidak direspons dengan baik, maka kami akan kembali melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar sebagai bentuk protes terhadap sikap kampus yang dianggap tidak peduli terhadap mahasiswa Papua,” kata Arius saat di konfirmasi, Jumat (22/5).
Rencana aksi turun jalan ini dipicu oleh belum adanya respons konkret yang memuaskan dari pihak birokrasi kampus maupun otoritas terkait atas tuntutan mereka sebelumnya. Isu utama yang diangkat tetap konsisten, yakni mendesak pengusutan tuntas atas dugaan kasus penggusuran paksa Asrama Uncen (Rusunawa) Waena.
“Kami mau pada saat tanggal, 1 Juni 2026 sudah harus masuk ke Asrama Uncen (Rusunawa). Kami minta beraudience dengan rektor,” ujarnya.
Arius mengaku tak sedikit dari pihaknya yang telah menjadi korban dalam penggusuran tersebut. Karena itu ia minta kepada rektor sebagai pimpinan lembaga Uncen bertanggung jawab dan mengganti semua kerugian yang dialami korban. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke Marwiah Ali…