Lebih lanjut, para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga akan memperoleh bantuan peralatan pembuatan kopi serta pendampingan usaha selama enam bulan ke depan. Pendampingan ini akan melibatkan komunitas barista dan pelaku ekonomi kreatif setempat.
“Harapan kami, dari 35 peserta yang mengikuti pelatihan ini, akan muncul wirausaha muda yang mampu bertumbuh dan berkembang, serta menjadi penggerak ekonomi di kampung masing-masing,” tambahnya.
Program ini didanai melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) dan diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah Port Numbay. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…