

Debora Salosa (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa setempat menerapkan e-katalog versi 6 untuk transparansi sekaligus menciptakan kompetisi harga yang sehat dalam proses pengadaan barang dan jasa di daerah itu.
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua, Debora Salosa di Jayapura, Senin, mengatakan peralihan dari e-katalog versi 5 ke versi 6 telah mulai diberlakukan secara bertahap, meski masih dalam tahap kurasi dan penyesuaian.
“Dalam versi terbaru, seluruh mekanisme dari pemilihan hingga pencairan anggaran dilakukan dalam sistem, termasuk kewajiban pembayaran pajak. Dengan begitu prosesnya lebih transparan,” katanya.
Menurut Debora, perbedaan mendasar pada versi terbaru terletak pada kewajiban pelaku usaha untuk lebih taat pajak sehingga seluruh proses dapat dipantau secara jelas dan akuntabel.
“Pada versi terbaru ini para pelaku diajak untuk lebih taat pajak sehingga semua proses dilakukan secara transparan,” ujarnya.
Page: 1 2
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…