

Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jenazah korban tenggelam Yulianus Wakum (45) yang terdampar di pesisir Pantai berjarak kurang lebih 5 km dari LKP, Kamis (22/8/24) petang. (foto: Humas SAR Jayapura For Cepos)
JAYAPURA-Setelah dua hari dilakukan pencarian di dalam laut, korban tenggelam di pantai Holltekan. tepatnya di kolong Jembatan Merah Youtefa Rabu (21/8/2024) lalu, akhirnya ditemukan.
Hanya sayangnya, korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa, Kamis (22/8) sore sekira pukul 17.00 WIT oleh tim SAR gabungan. Dari informasi yang didapat Cenderawasih Pos, korban terdampar di pantai kurang lebih 5 Km dari Last Know Position (LKP).
Kepala Kantor SAR Jayapura, Anton Sucipto, ST membenarkan informasi tersebut, bahwa korban bernama, Yulius Wakum (47) berhasil ditemukan oleh tim SAR. Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Papua menggunakan mobil jenasah Baznas Papua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan akan diserahkan ke pihak keluarga.
“Korban telah ditemukan pada jam 17.50 WIT oleh Tim SAR Gabungan, terdampar di pantai kurang lebih 5 km dari LKP dalam keadaan meninggal dunia,” kata Anton Sucipto saat dihubungi Cenderawasih Pos, Kamis (22/8).
Hal yang sama juga disampaikan Kasat Polairud Polresta Jayapura Kota, AKP Laurentius Kordiali, SH. Dia mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekira pukul 17.50 WIT.
Diberitakan sebelumnya Peristiwa itu terjadi pada, Rabu (21/8/2024) sekira pukul 14.00 WIT. Kasat Polairud Polresta Jayapura Kota, AKP Laurentius kordiali, SH., mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari salah seorang warga bernama John Sanadi warga Abepura pada, pukul 14.30 WIT di Polairud Jembatan Youtefa Enggros Distrik Abepura, kota Jayapura Papua.
Kasat Polairud itu menjelaskan korban tenggelam pada Titik koodinat -2°35’39,78″S 140°42’46,656″E. Ia menambahkan korban, Yulius Wakum merupakan warga Abepura tepatnya di Lingkaran Abe Lorong Kokas Distrik Abepura.
Ia mengatakan berdasarkan pengakuan saksi mata Restu, warga Kotaraja luar mengatakan korban berenang dibawah kolong jembatan merah, namun karena arus kuat korban tidak berdaya dan pada akhirnya tengelam. (kar/dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…
Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…
Dalam persidangan perkara Nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura ini, tim kuasa hukum masyarakat adat menghadirkan tiga orang…
Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…
Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…