Categories: METROPOLIS

Jika Bermasalah, Berita Acara Sumpah Dibekukan

JAYAPURA-Perkumpulan Advokat Indonesia (PERADIN) mengambil langkah tegas dengan menerapkan penegakan Tertib Organisasi dan Administrasi (Toga). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) PERADIN tahun 2025 yang berlangsung belum lama ini di Jakarta.

  Ketua PERADIN Kota Jayapura Thomas Pembwain, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama organisasi adalah pembatalan seluruh Surat Keputusan (SK) pengangkatan advokat PERADIN yang dinilai bermasalah.

   Hal ini mencakup anggota yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) ganda, keluar dari organisasi tanpa surat resmi dari Ketua Umum PERADIN, serta anggota yang tidak memperpanjang KTA dalam waktu satu bulan setelah masa berlaku KTA berakhir.

   “Jika ketentuan ini dilanggar, maka BAS (Berita Acara Sumpah) yang bersangkutan akan dibekukan. Lebih dari itu, Mahkamah Agung juga akan mencabut akses E-Court mereka. Jika itu terjadi, maka advokat tersebut tidak dapat lagi beracara di pengadilan,” tegas Thomas, Selasa (21/4).

   Ia menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen PERADIN pusat dalam menjaga integritas profesi advokat serta menegakkan disiplin organisasi. “Langkah ini bukan untuk mempersulit para anggota, tetapi bagian dari transformasi internal demi menegakkan prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan tertib administrasi dalam tubuh PERADIN,” jelasnya.

  Thomas menambahkan bahwa Mahkamah Agung Republik Indonesia telah mendukung langkah ini, bahkan menyambut baik kebijakan tersebut sebagai bentuk upaya menjaga kehormatan profesi advokat di seluruh Indonesia.

   “Aturan ini mulai berlaku pada bulan Mei. Saya berharap semua anggota PERADIN di Kota Jayapura dapat memperhatikan dan menindaklanjutinya dengan serius,” imbuhnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

13 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

14 hours ago

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

4 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

4 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

4 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

4 days ago