

Kadishub Kota Jayapura, Justin Sitorus saat menunjukkan bekas luka atau proyektil peluru yang ditemukan di TKP.
JAYAPURA – Kasus penembakan yang menimpa Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Jayapura, Justin Sitorus, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Padahal, insiden tersebut telah berlalu hampir satu tahun sejak terjadi pada malam pergantian Tahun Baru 2024 ke 2025.
Dalam peristiwa itu, Justin Sitorus mengalami luka tembak setelah sebuah proyektil peluru bersarang di bagian dadanya. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan publik karena menyangkut keselamatan seorang pejabat daerah.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, aparat kepolisian diketahui telah menemukan selongsong peluru di lokasi kejadian, yang diidentifikasi berkaliber 9 milimeter.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. Tidak adanya kejelasan mengenai pelaku, motif, maupun hasil akhir penyelidikan menimbulkan tanda tanya besar.
Justin Sitorus mengaku sangat menyayangkan lambannya proses penegakan hukum atas kasus yang menimpanya. Ia menilai, dengan ditemukannya proyektil dan selongsong peluru, seharusnya aparat memiliki bukti permulaan yang cukup untuk mengungkap pelaku penembakan.
Page: 1 2
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…