Categories: METROPOLIS

Tiga Tahun mengabdi, Sejumlah Infrastruktur Kampung Dibangun

JAYAPURA– Kehadiran dana desa di kampung-kampung seyogyanya dapat memberikan dampak  terutama untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di kampung dan juga kemajuan kampung dari sektor pembangunan infrastruktur dan lainya sebagainya.  Konsep itupun mulai diterapkan oleh Pemerintah Kampung Holtekamp, di bawah kepemimpinan Kepala Kampung Abraham Meraudje.

   “Kalau insfrastruktur sudah dibangun baik, masyarakat tinggal bekerja, kita sebagai pemerintah berupaya menghadirkan pembangunan di kampung melalui dana yang diberikan oleh pemerintah pusat,” kata Abraham Meraudje, Rabu (21/8).

   Dia mengatakan, saat ini dirinya sudah memasuki tahun ketiga memimpin kampung itu sebagai kepala kampung.  Sejumlah infrastruktur di kampung itu sudah dibangun mulai dari rumah layak huni bagi masyarakat,  gedung serba guna, gedung PKK, penimbunan lapangan   sepak bola dan beberapa infrastruktur yang juga sudah direncanakan selama kepemimpinannya.

   “Sekarang saya sedang menata dalam kantor pemerintahan,  misalnya gedung PKK saya rubah bangun yang baru,  Begitu juga dengan gedung bamuskam. Karena itu semua harus komitmen dengan waktu kerja.  Kesempatan kita kerja cuman 8 tahun,  Kalau waktu kerja kita itu baik dengan sendirinya masyarakat akan percayakan kita tetap melanjutkan,”ujarnya.

    Menurutnya dengan anggaran Rp 8 miliar tahun ini  merupakan anggaran yang cukup besar di kampung.  Karena itu, dia mengajak seluruh aparat pemerintah kampung untuk terus bekerja dengan hati.  Jangan sampai dalam menjalankan setiap program terutama pembangunan infrastruktur konsep pekerjaannya hanya asal jadi.  Tetapi mutu dan kualitasnya juga harus diperhatikan.

   “Yang bisa bertahan 10, 15 sampai 20 tahun, baru kita rehab supaya jangan sampai penganggaran itu ulang-ulang,  di satu kegiatan,” katanya.

    Dia menambahkan selain pembangunan infrastruktur melalui Alokasi Dana Desa di setiap tahunnya juga diberikan untuk peningkatan sumber daya manusia di kampung terutama untuk pendidikan dan juga kesehatan. “Jadi selain infrastruktur kita juga memberikan dana untuk pendidikan dan juga kesehatan karena itu menjadi salah satu Prioritas kami di kampung,” pungkasnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

2 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

2 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

2 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

2 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

2 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

2 days ago