

Matheys Sibi (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, melalui Dinas Perikanan memberikan pelatihan pengolahan, khususnya komoditas ikan bagi pemuda di 10 kampung adat di daerah itu.
“Program ini sementara kami kembangkan di 10 kampung adat. Jadi kami memberikan pelatihan pengolahan komoditas ikan yang sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomis menjadi produk yang bernilai kepada pemuda untuk mendorong wirausaha muda di sektor perikanan,” kata Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi di Jayapura, Senin (20/4).
Menurut Sibi, komoditas ikan yang tidak memiliki nilai ekonomis seperti ikan gete-gete dan ikan kepala batu serta ikan louhan dari Danau Sentani masih bisa diolah menjadi abon dan juga bakso ikan. “Ini merupakan upaya kami untuk mengangkat komoditas lokal melalui inovasi pengolahan sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar dia.
Dinas berharap program tersebut dapat terus berjalan, sehingga dukungan anggaran seperti dari dana kampung sangat diperlukan agar kaum muda di 10 kampung adat mampu berwirausaha, lanjutnya. “Pengembangan potensi diri terutama bagi pemuda sangat penting guna menciptakan generasi berdaya saing,” katanya lagi.
Page: 1 2
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…
Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG, Finnyalia Napitupulu, menginformasikan bahwa gambaran cuaca secara umum di…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengatakan, definisi OAP telah memiliki dasar hukum…
Wali Kota menyoroti kebiasaan sejumlah OPD yang menggelar kegiatan tidak sesuai waktu yang tercantum dalam…