“Tetapi itu juga belum clear jadi, sejauh ini yang baru lidik disitu teman-teman dari AMAN dan LMA Port Numbay,” ujarnya.
“Sebenarnya kami tinggal menunggu peraturan daerahnya saja untuk bisa masuk,” tambahnya.
Ia kembali sampai bawah karena regulasi di tingkat Pemkot Jayapura belum ada yang menjadi alasan utama BRAWA Papua tidak melakukan pemetaan pembatasan hanya sebatas identifikasi.
“Kalau untuk saat ini di data kami enam atau tujuh wilayah adat di Kota Jayapura, diantaranya; Nafri, Tobati, Enggros, Waena, Yoka, Kayu Pulo, Kayo Batu, Skow dan beberapa lainnya,” sebut Hasbullah. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil Kemenkumham Papua tersebut menjadi wadah sinkronisasi teknis antara…
Kapolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan mengatakan, Audit tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi…
Kegiatan tersebut melibatkan aparatur kampung, Bamuskam, serta berbagai pihak terkait lainnya sebagai bagian dari upaya…
Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menyatakan dukungan penuh terhadap Program…
Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…