

Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu saat acara lepas sambut dengan Danrem lama Brigjen TNI Dedi Hardono di Aula Sasana Krida, Kamis (17/4) pekan kemarin. (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2025. TNI, melalui Korem 172/Praja Wira Yakthi (PWY), menyatakan kesiapannya untuk mengamankan jalannya proses demokrasi tersebut.
Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh dalam hal pengamanan PSU, sesuai dengan amanat undang-undang. “Kami siap. Berapapun personel yang dibutuhkan untuk pengamanan, akan kami siapkan,” ujarnya di Jayapura, Kamis (17/4/2025).
Ia menyampaikan bahwa jajaran Korem 172 telah mulai menyiapkan pasukan untuk pengamanan sejak dini. Pasukan-pasukan tersebut akan mulai bertugas sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh penyelenggara Pemilukada. “Kita akan siapkan dari sekarang. Kapanpun dibutuhkan, kita akan siap membantu,” jelasnya.
Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu juga menegaskan bahwa TNI tetap memegang teguh prinsip netralitas dan tidak akan terlibat dalam politik praktis. “TNI tidak terlibat dalam politik praktis. Siapapun yang terbukti melanggar dan berpihak pada pasangan calon tertentu, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Bahkan, lanjutnya, personel TNI yang terbukti terlibat politik praktis tidak hanya akan diproses hukum, tetapi juga akan dikeluarkan dari institusi TNI. “Itu sudah menjadi perintah Undang-Undang. Tidak ada toleransi,” tandasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitherzs melalui Kasi Humas Aipda Ikhsan mengatakan, berdasarkan keterangan…
Penarikan tenaga medis tersebut dipicu insiden kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata pada…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…