Selain itu, isu lain yang membuat orang Papua disikirkan adalah terkait dengan Proyek Strategis Negara (PSN) di Merauke dan food estate di beberapa daerah di Papua. Karena itu direktur PD Institut mempertanyakan konsep ekonomi yang diterapkan pemerintah kepada masyarakat Papua tidak pas atau tidak sesuai dengan keinginan masyarakat adat.
Jadi dengan ketiga buku tersebut pemerintah dapat memahami konsep-konsep ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat adat di Papua. Dengan begitu pemerintah dapat mengunakan konsep yang diusung oleh PD Institut melalui hasil riset atau penelitian untuk dijadikan pedoman dalam mengambil kebijakan pembangunan kedepannya.
Di tempat yang sama, Direktur PD Institut tersebut menyebutkan tiga buku tersebut, masing-masing berjudul; Paradigma dan Praktik Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru Berbasis Masyarakat Adat di Tanah Papua, Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru Fondasi Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Masyarakat Adat Byak di Kabupaten Supiori. Dan yang ketiga Mappi Berkelanjutan Kerangka Penguatan Adat dan Ekonomi Hijau Berbasis Ekologi. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…