Selain itu, isu lain yang membuat orang Papua disikirkan adalah terkait dengan Proyek Strategis Negara (PSN) di Merauke dan food estate di beberapa daerah di Papua. Karena itu direktur PD Institut mempertanyakan konsep ekonomi yang diterapkan pemerintah kepada masyarakat Papua tidak pas atau tidak sesuai dengan keinginan masyarakat adat.
Jadi dengan ketiga buku tersebut pemerintah dapat memahami konsep-konsep ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat adat di Papua. Dengan begitu pemerintah dapat mengunakan konsep yang diusung oleh PD Institut melalui hasil riset atau penelitian untuk dijadikan pedoman dalam mengambil kebijakan pembangunan kedepannya.
Di tempat yang sama, Direktur PD Institut tersebut menyebutkan tiga buku tersebut, masing-masing berjudul; Paradigma dan Praktik Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru Berbasis Masyarakat Adat di Tanah Papua, Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru Fondasi Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Masyarakat Adat Byak di Kabupaten Supiori. Dan yang ketiga Mappi Berkelanjutan Kerangka Penguatan Adat dan Ekonomi Hijau Berbasis Ekologi. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…