Categories: METROPOLIS

Transisi Musim, Berpotensi Terjadi Angin Kencang dan Kilat

JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah V Jayapura menyebut periode transisi musim kemarau ke musim penghujan di sebagian besar wilayah Papua dapat disertai dengan kilat (petir) dan angin kencang.

Hal ini diperingatkan BMKG kepada masyarakat Papua berdasarkan hasil pantauan cuaca musim hujan di wilayah Papua pada, Senin (20/10). Dalam keterangannya BMKG menyebutkan bahwa saat ini wilayah Papua masih berada dalam pada periode transisi musim penghujan.

Namun terdapat beberapa daerah yang sudah mengalami periode musim hujan antara lain Kabupaten Jayapura dan sebagian Kabupaten Keerom.
Sementara itu, wilayah lainnya, seperti Kota Jayapura mengalami curah hujan yang cenderung turun secara merata sepanjang tahun atau disebut dengan tipe hujan monsunal satu (1).

“Periode transisi musim kemarau ke musim penghujan dapat meningkatkan intensitas hujan di Sebagian besar wilayah Papua yang dapat disertai dengan kitat atau petir dan angin kencang,” kata Ezri Ronsumbre selaku Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura, kepada Cenderawasih Pos dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/10).

Jelasnya hal ini terjadi karena adanya peningkatan pemanasan di permukaan laut yang dapat memicu pertumbuhan awan cumulonimbus (awan badai). Selain itu anomali suhu muka laut di wilayah perairan utara Papua mencapai 1.50C lebih.

Kondisi ini menurutnya yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah utara Provinsi Papua. Kemudian nilai Indeks Surge yang diatas normal sebesar 19.4 lebih yang berpotensi meningkatkan potensi hujan lebat.

“Selain itu, terdapat daerah belokan angin di wilayah Papua yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan serta labilitas lokal yang kuat di wilayah Papua juga mendukung proses konvektif,” jelasnya.

Ia menjelaskan, mengenai Prospek Cuaca sepekan ke depan wilayah Provinsi Papua pada, 20 – 26 Oktober 2025 sebagai berikut: Pada, 20 – 21 Oktober 2025, Cuaca umumnya Cerah Berawan hingga hujan ringan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah; Kota/Kabupaten Jayapura, Keerom,

Mamberamo Raya, Waropen, Biak Numfor dan Kepulauan Yapen.
Kemudian, 22 – 23 Oktober 2025, di wilayah Kota/Kab Jayapura, Keerom, Waropen, Biak Numfor, Supiori dan Kepulauan Yapen cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

3 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

16 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

16 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

17 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

17 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

18 hours ago