Selain itu, Abisai meminta pemerintah melihat dinamika kependudukan yang terjadi di Kota Jayapura. Mobilitas masyarakat dari luar daerah yang masuk ke Jayapura, kata dia, juga perlu diperhatikan dalam membaca perubahan data kemiskinan.
“Angka kemiskinan ini perlu kita lihat secara jelas, apakah mereka memang masyarakat Kota Jayapura atau ada masyarakat dari luar yang masuk dan kemudian menambah angka kemiskinan. Karena itu kita membutuhkan data yang akurat,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun kolaborasi secara berkelanjutan, baik pemerintah, dunia usaha, perbankan, BUMN, BUMD maupun masyarakat.
“Marilah kita berkolaborasi secara berkelanjutan untuk bersama-sama menekan angka kemiskinan di Kota Jayapura. Kita terus berupaya menekan serendah-rendahnya angka kemiskinan di Kota Jayapura,” ajaknya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Capaian ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya generasi baru akademisi dan profesional…
Bupati Mimika Johannes Rettob membenarkan bahwa seluruh aparatur pelayanan dasar telah ditarik ke ibu kota…
Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…
Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…
Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…
Dimana, untuk membendung laju kejahatan terhadap satwa liar tersebut, BBKSDA Papua secara masif menggalakkan program…