

Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait menemukan anak-anak yang masih bermain di jalan saat malam hari. (Foto/Humas Pemkot)
JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua menertibkan sebanyak 12 anak yang masih bermain hingga larut malam di jalan pada pusat perkotaan. Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait mengatakan setelah menertibkan anak-anak tersebut, maka pihaknya akan memanggil orang tua untuk memberikan penjelasan terkait pengawasan terhadap anak.
“Orang tua harus bertanggung jawab terhadap anak-anak jangan membiarkan mereka terus bermain di jalan-jalan hingga larut malam,” katanya di Jayapura, Selasa (20/8).
Menurut Sohilait, anak-anak dilindungi oleh Undang-undang tentang Perlindungan Anak dengan demikian mereka harus mendapatkan pendidikan yang layak dan tidak boleh dipekerjakan.
“Anak-anak yang kami tertibkan ini ada yang orang tuanya sudah meninggal juga ada orang tua yang bekerja di luar Kota Jayapura bahkan ada beberapa anak yang orang tuanya sebagai aparatur sipil negara (ASN),” ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura Felson Mambrasar mengatakan penertiban dilakukan bertujuan untuk tidak ada lagi anak-anak yang berkeliaran pada malam hari karena itu akan sangat mudah terpengaruh dengan hal-hal yang negatif.
“Anak-anak yang ditertibkan ini sebagian ada yang beraktivitas sebagai penjualan buku dan ada juga yang terlibat dengan kegiatan negatif seperti menghirup lem aibon,” katanya.
Dia menambahkan, setelah dilakukan penertiban anak-anak akan ditempatkan pada rumah jabatan wali kota kemudian orang tua yang akan mengambil kembali ke rumah. “Kami minta supaya orang tua juga harus mengawasi anak-anak sehingga tidak berkeliaran di jalan malam hari diharapkan ini menjadi perhatian semua orang tua,” ujarnya.(antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…