Sementara itu Justin Sitorus mengatakan personil yang turun dalam operasi tersebut terdiri dari, Dinas Perhubungan sebanyak 10-15 orang, Satpol-PP sebanyak 10 orang, polantas sebanyak 5 orang, POM AD sebanyak 2-3 orang, dan POM AL sebanyak 2 orang.
Menangapi tindakan yang dilakukan Dinas perhubungan itu, Samian (50) salah satu pemilik kendaraan yang menjadi korban dalam operasi tersebut. Dia mengangap tindakan tersebut dapat merugikan masyarakat.
Saiman mengaku tahu kalau sebelumnya ada imbauan dari Pemkot, tetapi dirinya belum ada kesempatan dan juga tidak ada tempat untuk melakukan pemindahan terhadap kendaraan miliknya itu.
Dia berharap mobil yang disita tersebut tidak dikasih rusak saja dan akan rencana di ambil kembali pada Senin (22/7) mendatang.
“Saya tidak setuju, kalau rumah sempit tidak memiliki tempat parkiran mau taruh dimana. Walaupun kemarin sudah ada imbauan tetapi mau bagaimana lagi, kalau tidak ada tempat parkir,” pungkasnya.
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…