Masyarakat saat nobar film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skyland, Kota Jayapura, Selasa (19/5). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa (19/5), berubah menjadi ruang diskusi publik yang menyoroti berbagai persoalan sosial di Papua, khususnya dampak pembangunan dan konflik terhadap masyarakat adat, perempuan, dan anak-anak. Kegiatan nonton bareng (nobar) tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari anak muda, aktivis, hingga masyarakat umum. Diskusi menghadirkan pemantik dari Kalawai.org, Yason Ngelia, dan pimpinan Tong Pu Ruang Aman (TPRA), Gilbert Rumboirusi.
Owner Kedai Kopi One Milly, Rhoy Wanda mengatakan, pemutaran film tersebut bertujuan membuka ruang refleksi bagi masyarakat untuk melihat kondisi sosial yang terjadi di Papua.
“Ini bukan karya film yang kita banggakan, tetapi seperti melihat masa depan. Ketika kita tidak melakukan sesuatu, maka kita akan menghadapi duka panjang bagi generasi Papua,” ucapnya kepada Cenderawasih Pos.
Menurut Rhoy, perhatian masyarakat terhadap film tersebut semakin besar setelah sejumlah agenda pemutaran di luar Papua sempat dibubarkan. Hal itu memunculkan rasa penasaran publik mengenai isi dan pesan yang disampaikan dalam film.
“Banyak orang ingin mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi di Papua. Setelah menonton, muncul banyak pertanyaan dan tanggapan dari peserta diskusi,” katanya.
Ia menegaskan pembicaraan mengenai Papua tidak boleh berhenti hanya pada forum nobar, tetapi harus diikuti langkah nyata untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi di masyarakat.
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…