Categories: METROPOLIS

Bea Cukai dan Karantina Tangani Kasus Vanili dan Pakaian Bekas

Tersangka Belum Diserahkan dari Kodaeral X Jayapura

JAYAPURA–Kasus penyelundupan vanili dan pakaian bekas (ballpress) senilai Rp1,5 miliar yang berhasil digagalkan Kodaeral X Jayapura kini ditangani oleh petugas Bea Cukai Jayapura bersama Karantina Papua.  Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan tindak lanjut terhadap barang bukti tersebut, termasuk kemungkinan pemusnahan, karena proses penanganan perkara masih berada pada tahap awal.

“Barang bukti baru diserahkan dari Kodaeral X kepada kami. Saat ini kami masih melakukan permintaan keterangan, pemeriksaan, hingga pendalaman melalui keterangan ahli, sebelum nantinya dilakukan gelar perkara bersama TNI AL, kepolisian, dan kejaksaan,” ujar Fungki, Rabu (20/5)

Ia menjelaskan, hingga kini belum ada penyerahan tersangka kepada Bea Cukai. Pihaknya baru menerima dokumen penelitian awal serta identitas sejumlah pihak yang sebelumnya telah diperiksa oleh POM AL. “Belum ada penyerahan orang. Kami masih mendalami peran masing-masing pihak, termasuk asal-usul barang dan jalur distribusinya,” katanya.

Menurut Fungki, para pihak yang diduga terlibat saat ini belum ditahan dan baru dimintai keterangan awal. Penahanan baru akan dilakukan setelah proses penyidikan menetapkan adanya tersangka. Hal serupa juga berlaku dalam kasus penyelundupan pakaian bekas. Satu orang yang diduga terkait kasus tersebut juga belum ditahan karena masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Fungki menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi pengawasan antara Bea Cukai Jayapura dan aparat TNI dalam memperketat pengawasan arus barang di wilayah perbatasan Papua.

“Penindakan ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal, baik yang masuk maupun keluar melalui wilayah Jayapura,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago