

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo didampingi Ketua PKK saat melepas bantuan bibit ikan nila di Kampung Skouw Sae, Selasa (20/5). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas terkait, mendorong budidaya ikan dan tanam bibit cabai di atas lahan 1 hektar di Kampung Skouw Sae dalam agenda Program Walikota Turun Kampung (Turkam), Selasa (20/5).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo didampingi Plt Sekda, Ketua PKK Kota, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita dan sejumlah pimpinan Forkopimda melakukan penanaman ratusan bibit cabai secara simbolis dan menyerahkan ribuan bibit ikan nila kepada kelompok tani yang diakomodir dinas terkait.
Abisai Rollo menjelaskan bahwa, dua kegiatan tersebut merupakan upaya dari Pemkot Jayapura dalam ketahanan pangan kampung khususnya juga mendukung program MBG.
“Kita hari ini lakukan penanaman dan pelepasan bibit ikan secara simbolis, nanti akan dilanjutkan oleh kelompok tani yang sudah dipercaya lewat pengawasan dinas terkait,” ujar Abisai usai kegiatan.
Dirinya berharap, ada komitmen pemerintah kampung khususnya seluruh masyarakat dalam memanfaatkan potensi-potensi lokal untuk ketahanan pangan dan juga sebagai sumber pendapatan masyarakat kampung.
“Saya berharap masyarakat khususnya kelompok yang dipercaya untuk mengelola dua program ini harus betul-betul jalankan agar apa yang menjadi tujuan kita bisa tercapai,” ungkapnya.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…