Categories: METROPOLIS

Angkutan ODOL Jadi  Target  Operasi BPTD

JAYAPURA – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Papua mengelar Operasi Simpatik terhadap angkutan darat yang kedapatan memuat barang melebihi kapasitas  maupun ukuran dari kendaraan, atau yang disebut Over Dimensi dan Over Loading (ODOL). Operasi bakal dilakukan selama enam hari kedepan, terhitung mulai Senin (19/8) hingga Sabtu (25/8) mendatang.

  Kepala BPTD kelas II Papua, Endy Irawan mengatakan operasi tersebut serentak dilakukan seluruh Indonesia.

“Karena kami mengikuti arahan dari pusat dari pimpinan mengintruksikan kepada seluruh balai pengelolaan transportasi darat yang ada di daerah untuk melakukan penegakan hukum selama sepekan kedepan,” kata Endy kepada Cenderawasih Pos, Senin (19/8).

   Disampaikan Endy, sasaran utama dari operasi tersebut ialah mobil-mobil angkutan barang yang Over Dimensi dan Over Loading (Odol). Dengan tujuan agar masyarakat sadar terutama pengusaha angkutan barang terhadap aturan terkait dengan persyaratan teknis maupun administrasi yang harus dipenuhi dalam kendaraan yang mereka miliki.

   “Kalau dari kami, mobil yang melebihi muatan atau over loading maupun lebih ukuran yang di tetapkan dalam buku ujinya. Terhadap mobil-mobil itu kami melakukan penindakan,” ungkapnya.

   Lebih lanjut Ia jelaskan bahwa sebagai perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. BPTD Kelas II Papua akan terus menunjukkan keseriusannya dalam memberikan sosialisasi dampak dari kendaraan ODOL tersebut.

  “Kami laksanakan kegiatan untuk memberikan sosialisasi kepada pengusaha angkutan tentunya, dimana kendaraan over loading dan over dimensi ini merupakan kendaraan yang seharusnya tidak beroperasi di jalan raya,” lanjut Endy.

  Adapun tujuan lain dari operasi tersebut yakni untuk menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas angkutan barang, mernberikan perlindungan terhadap infrastruktur jalan dan jembatan, serta meningkatkan keselamatan terhadap pengguna jalan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.

   Diketahui operasi tersebut melibatkan Dirlantas Polda Papua, Satlantas Polresta Jayapura Kota, Dinas Perhubungan dan stake holder terkait lainnya. Dan kemudian Expo Waena menjadi sasaran di hari pertama Operasi Simpatik tersebut. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Di Doyo Seorang Pelajar Jadi Korban Rudapaksa

Pelakunya sendiri tak lagi muda, seorang pria berusia 53 tahun dengan inisial YA. Namun perjalanan…

4 hours ago

Pangdam Mandala Trikora Bantah TNI Menculik Mama Sinta

Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, menegaskan bahwa TNI tidak terlibat dalam…

5 hours ago

Unipa: Kearifan Lokal Kunci Keberhasilan Kelola Karbon di Tanah Papua

Ia menjelaskan setiap penelitian yang dilakukan pihak kampus selalu mengedepankan penggabungan antara pengetahuan lokal dan…

6 hours ago

Diserobot Orang Mabuk, SPBU Hawai Sentani Kena Sanksi

Menurutnya, SPBU Hawai setiap hari melayani penyaluran BBM subsidi, baik Pertalite maupun Solar, dengan rata-rata…

7 hours ago

El Nino Diprediksi Jadi yang Terkuat Abad Ini

Ancaman fenomena El Nino kembali membayangi Indonesia. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memprediksi El Nino segera…

8 hours ago

Pemerintah Bakal Cairkan Bansos Rp 5,4 Juta/Orang

Kabar penting bagi masyarakat penerima Bantuan Sosial (Bansos). Pemerintah berencana mengubah total skema penyaluran bantuan…

9 hours ago