

Pantai Holtekamp saat difoto Jumat (18/7) terlihat berwarna gelap dan banyak sampah. Warga khawatir karena menganggap ada limbah yang berserakan di pantai. (foto:Gamel/Cepos)ai Holtekamp saat difoto Jumat (18/7) terlihat berwarna gelap dan banyak sampah. Warga khawatir karena menganggap ada limbah yang berserakan di pantai. (foto:Gamel/Cepos)
JAYAPURA-Warga dan pelaku usaha yang menempati bibir Pantai Holtekamp, Jumat (18/7) dikagetkan dengan perubahan warna pasir pantai. Ini karena yang biasa pasir berwarna abu abu tiba-tiba berubah menjadi merah. Tak hanya itu, ada banyak sekali sampah plastik yang ikut terbawa dan terdampar di bibir pantai.
Warga bingung dan mengaku hal ini baru terjadi. “Kemarin tidak begini, ini baru saja. Baru pagi ini,” kata Yogi salah satu pegawai restoran di lokasi Holtekamp. Cenderawasih Pos sempat mendatangi bibir pantai dan ternyata warna merah ini berasal dari benda mirip lumut. Hanya saja sedikit menimbulkan bau tak sedap.
“Iya juga berbau, kami kurang nyaman. Sampahnya juga banyak sekali,” bebernya.
Untungnya di bibir pantai tidak ditemukan ikan yang mati, meski warga sekitar mengatakan ini merupakan limbah. “Lihat saja air lautnya ikut berwarna gelap,” tambah Yogi. Ini juga dibenarkan oleh Darwis Massi, salah satu pengelola lokasi cafe.
“Saya kaget karena diberitahu di dalam grup (WhatsApp) makanya langsung datang kesini,” kata Darwis. Ia awalnya menduga memang limbah namun dari bentuknya dikatakan lebih mirip spon berserat. Hanya selain terkait perubahan warna bibir pantai, ia mengeluhkan banyaknya sampah.
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…