Di menjelaskan keterlambatan di sejumlah wilayah seperti Waropen dan Mamberamo Raya dipicu oleh tantangan geografis, cuaca ekstrem, serta keterbatasan jaringan internet.
“Namun kami optimistis jumlah koperasi berbadan hukum akan terus bertambah hingga 21 Juli nanti sehingga pemerintah akan terus memonitor perkembangan di lapangan, dan yakin Papua bisa mencapai angka di atas 50 persen,” katanya lagi.
Di menambahkan pihaknya juga meminta seluruh kabupaten/kota yang belum membuat dapat memanfaatkan posko pendampingan dari Kementerian Desa di Jayapura sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah
“Salah satu kemudahan yang diberikan adalah pengurus koperasi di kampung dapat memberikan kuasa kepada kepala koperasi atau kepala dinas pemberdayaan masyarakat kampung untuk mengurus proses badan hukum ke notaris,” ujarnya lagi. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
BUMD milik Pemprov Papua, PT Irian Bhakti Papua (Perseroda) terus mengoptimalkan aset perusahaan yang tersebar…
Abisai menilai keberadaan petani memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan dan ketersediaan pangan di…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., meresmikan Gedung Gereja GKII Nehemia Skow, Klasis…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW…
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…