Categories: METROPOLIS

Kick Off  Intervensi Stunting Memastikan Cakupan Layanan Stunting

JAYAPURA-BKKBN Provinsi Papua menggelar kegiatan kick off  intervensi serentak pencegahan stunting, untuk Papua Induk, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. Kegiatan yang digelar atas dasar arahan Wakil Presiden itu berlangsung di halaman Kantor Bkkbn Papua, lRabu (19/6)

Kepala Perwakilan BKKBN Papua, Nerius Auparai, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan cakupan layanan pengukuran stunting secara luas. Kemudian untuk mendeteksi dini masalah gizi dan kesehatan, serta intervensi kepada sasaran yang memiliki risiko stunting.

Adapun sasaran prioritas pada intervensi serentak pencegahan stunting ini diantaranya calon pengantin, ibu hamil dan anak usia dibawah lima tahun.

“Melalui kegiatan pengukuran dan intervensi serentak ini diharapkan dapat mengoptimalisasi manajemen penanganan stunting secara nasional,” harapnya.

Lebih lanjut kegiatan tersebut juga untuk mendorong tersedianya data stunting yang akurat dan kredibel sehingga intervensi program penanganan stunting semakin terarah dan tepat sasaran.

“Karena data stunting kita sampai saat ini masih kurang akurat, kadang data hasil lapangan menurun, tapi data yang diperoleh lembaga survei tinggi,” ujarnya.

Adapun kata Nerius angka prevalensi stunting di tanah Papua masih diatas rata rata nasional. Seperti di Papua Tengah, 39, 4 persen, Papua Pegunungan, 35, 3 persen, Papua Induk 28, 3 persen persen, dan Papua Selatan 25, 4 persen.

“Rata rata nasional saat ini hanya 21 persen, jadi dengan liat angka kita di Tanah Papua masih sangat tinggi,” jelasnya.

Apalagi lanjutnya di tahun 2024 Pemerintah Pusat menargetkan angka prevalensi stunting di Indoneska turun menjadi 14 persen. Pihaknya mengharapkan melalui kick off pencegahan stunting itu, maka angka prevalensi stunting di tanah Papua dapat turun.

“Kami optimis kegiatan ini bisa menggalang komitmen dan tindakan bersama seluruh pihak terkait, agar program pencegahan bertambahnya anak stunting baru berjalan secara efektif dan efisien,” pungkasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

43 minutes ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 hour ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

2 hours ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

2 hours ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

3 hours ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

3 hours ago