Karena bagi Ondoafi Besar Muara Tami itu, keberadaan kampung-kampung adat di Kota Jayapura ini perlu dilestarikan dari berbagai unsur, baik itu populasi warganya hingga lahan atau tanah-tanah di kampung.
“Kampung adat ini merupakan suatu aset yang kita perlu jaga, karena keberadaan kampung adat ini menjadi kekayaan warisan budaya kita di Kota Jayapura ini,” ungkapnya.
Abisai Rollo juga meminta masyarakat kampung untuk tidak sembarangan menjual tanah adat. “Kita harus ingat anak cucu kita, jika semua tanah adat di jual, baru untuk generasi mendatang mau tinggal dimana,” tuturnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…