Categories: METROPOLIS

Kesadaran Warga untuk Bayar Pajak Masih Rendah

JAYAPURA – Tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat di Provinsi Papua khususnya Kota Jayapura terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan baik roda dua, maupun roda empat, sampai saat ini masih cukup rendah.

  Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Kepala UPTD Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Jayapura, Dian Anggraini kepada Cenderawasih Pos, Jumat (16/5).

Ia mengungkapkan, dari kurang lebih sebanyak 272.462 ribu kendaraan yang terdata tahun 2024 hanya sebanyak 60.582 ribu kendaraan yang taat membayar pajak tepat waktu.

  Sementara itu, di tahun 2025 pertumbuhan kendaraan di Kota Jayapura mengalami sedikit kenaikan di angka 275.490 ribu, namun yang taat pembayaran pajak hingga saat ini belum terdata, tetapi yang pasti tidak banyak.

   “Tingkat kepatuhan masyarakat Kota Jayapura ini untuk membayar pajak sangat rendah,” ungkap Dian Anggraini kepada Cenderawasih Pos, Jumat (16/5).

  Selain faktor di atas, rendahnya ketaatan masyarakat juga dapat dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan ekonomi.

  Menyikapi hal ini, kata Anggraini, berbagai upaya dilakukan pemerintah bersama Dirlantas Polda Papua dan Jasa Raharja untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan membayar pajak kendaraan. Seperti melalui program pemutihan, menghapus denda pajak kendaraan bermotor, pemotongan pajak, diskon dan bebas bea balik nama kendaraan bermotor.

  Salah satu program yang sementara berjalan saat ini oleh pemerintah adalah diskon pajak kendaraan bermotor. Dengan program ini, pemerintah memberikan diskon sebesar 5-40 persen bagi semua kendaraan yang menunggak pajak.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

8 hours ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

9 hours ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

10 hours ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

1 day ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

1 day ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

1 day ago