

Kajari saat memusnahkan BB dari 173 Perkara, Senin (19/5). (Foto/Istimewa)
JAYAPURA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura memusnahkan barang bukti (BB) dari 173 perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan di wilayah Kerja Kajari Jayapura, pada Senin (19/5).
Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Stenly Yos Bukara, menjelaskan bahwa pemusnahan dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Pemusnahan ini juga kami lakukan karena gudang penyimpanan barang bukti sudah penuh dan tidak mampu menampung lebih banyak lagi,” ujarnya dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos.
Dari 173 perkara tersebut, 67 di antaranya merupakan perkara narkotika, sedangkan 106 lainnya berkaitan dengan keamanan negara dan ketertiban umum.
Barang bukti yang dimusnahkan mencakup berbagai jenis, di antaranya narkotika jenis sabu-sabu (hanya sample seberat 6,7 gram), kosmetik ilegal, jerigen berisi cairan, pakaian, serta sejumlah alat tajam. Seluruh barang bukti ini berasal dari perkara yang disidangkan pada periode Oktober 2024 hingga Mei 2025.
“Kita tidak ingin barang bukti ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi. Ini juga bagian dari upaya menjaga kesehatan lingkungan,” tegas Stenly.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…