Categories: METROPOLIS

Pemuda Katolik Papua Harus Jadi “Garam dan Terang”

JAYAPURA–Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua melakukan kunjungan ke Keuskupan Jayapura, Senin (19/1), di Kantor Keuskupan Jayapura.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdiskusi sekaligus meminta saran dan pandangan dari Uskup Jayapura, Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You, terkait arah dan masa depan organisasi Komisariat Cabang (Comcab) Pemuda Katolik Papua.

Dalam suasana dialog yang berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan, Ketua Pemuda Katolik Komda Papua terpilih periode 2025–2028, Roberthus Yewen, menyampaikan berbagai dinamika organisasi serta tantangan yang dihadapi Pemuda Katolik di Papua.

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi pengurus untuk memperoleh masukan strategis langsung dari Bapa Uskup agar organisasi dapat terus bertumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi Gereja maupun masyarakat.

Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You dalam arahannya menekankan pentingnya peran Pemuda Katolik untuk hadir secara aktif di tengah masyarakat.

Menurutnya, Pemuda Katolik tidak hanya menjadi bagian dari organisasi semata, tetapi juga harus tampil sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai Gereja dalam kehidupan sosial. “Pemuda Katolik harus benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” pesan Uskup Yan You.

Ia juga menegaskan pentingnya penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berorientasi pada masa depan, dengan menyentuh berbagai bidang strategis seperti kesehatan, ekonomi, pendidikan, serta persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Hal ini dinilai penting agar keberadaan Pemuda Katolik tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan mampu menghadirkan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya umat Katolik.

“Pemuda Katolik harus mampu menjadi “garam dan terang” dunia bagi masyarakat Papua, dengan terlibat aktif dalam upaya pemberdayaan, menjaga persaudaraan, serta berkontribusi dalam pembangunan manusia Papua yang bermartabat,” ujarnya.

Selain itu, Uskup Yan juga mendorong Pemuda Katolik untuk membangun koordinasi dan sinergi dengan organisasi-organisasi lain di lingkungan Gereja Katolik, seperti PMKRI, Sekami Cabang, WKRI, dan organisasi gerejawi lainnya. Menurutnya, sinergitas yang kuat akan memperbesar dampak pelayanan bagi masyarakat.

“Dengan semakin solidnya organisasi-organisasi ini, kerja-kerja untuk masyarakat akan semakin kuat,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago