“Kesimpulannya, sebelum kita (pemerintah) menarik retribusi di sektor pantai, pemerintah terlebih dahulu berbuat sesuatu, misalnya kita perbaiki parkiran dan membantu apa yang dibutuhkan pengelola pantai, sehingga mereka merasa pemerintah itu betul-betul hadir untuk mendukung usaha itu,” jelasnya.
Karena Menurut Evert N Merauje, masyarakat pengelola sektor pantai ini sebenarnya bukan tidak mau untuk kolaborasi, namun lebih kepada wujud dukungan dan kehadiran pemerintah dalam mendukung usaha mereka, mungkin belum nampak atau maksimal.
“Bangun komunikasi yang baik itu penting, apa yang menjadi keluhan mereka kita harus bisa akomodir. Jika semua ini jalankan dengan maksimal, saya yakin masyarakat mau untuk kolaborasi dan disatu sisi kita bisa menambah pemasukan PAD,” pungkasnya.
Di kesempatan yang berbeda, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Erid A.V. Rumansara menyampaikan akan menindaklanjuti apa yang sudah menjadi atensi pimpinan terkait potensi-potensi retribusi PAD. “Apa yang disampaikan pak Sekda tentu akan kami tindaklanjuti. Diharapkan tahun ini kami bisa menyelesaikan persoalan tersebut,” ungkap Erid saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…